MTsN 1 Bandar Lampung Gelar Taklim Siswa Sekaligus Penyerahan Infak dan Shadaqah untuk Pesantren Tahfidz Asykar Kauny

MTsN 1 Bandar Lampung (Humas) – Selama bulan Ramadhan MTsN 1 Bandar Lampung mengadakan Gebyar Ramadhan 1444 H. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan Jumat ini sangat komplek mulai dari Shalat Dhuha berjamaah, Shalawat, dan Dzikir, kemudian taklim siswa.

Jumat (31/03/23) siswa mengadakan shalat Dhuha Berjamaah dengan imam Ustadz Sapar. Usai shalat Dhuha dilanjutkan shalawat, dzikir dan doa yang dipimpin langsung oleh Bapak Kepala MTsN 1 Bandar Lampung, Drs. H. M. Iqbal didampingi oleh ustadz Sapar.

Kegiatan berikutnya adalah taklim siswa yang diisi kangsung dari Pesantren Tahfid Asykar Kauny. Siswa begitu antusias mengikuti taklim. Tema yang diangkat dalam taklim siswa adakah penyempurnaan shalat.

Setelah taklim, siswa menggalang infak dan shadaqah dari guru dan siswa untuk diberikan ke Pesantren Tahfidz Asykar Kauny. Infak dan shadaqah diberikan langsung oleh Kepala MTsN 1 Bandar Lampung, Drs. H. M. Iqbal kepada pengurus Pesantren Tahfidz Asykar Kauny. Semoga kegiatan- kegiatan positif seperti ini akan tetap dilaksanakan meskipun tidak di bulan Ramadhan. (Win/Rini)

MTsN 1 Bandar Lampung Gelar Taklim pendidik dan Tenaga Kependidikan Dalam Rangka Gebyar Ramadhan 1444 H

MTsN 1 Bandar Lampung (Humas) – Rangkaian Kegiatan Gebyar Ramadhan MTsN 1 Bandar Lampung terus dilaksanakan. Tadarus Al Quran hari ke-8 antara lain ibu Ely Nurita, Ibu Emi Lestari, Ibu Siti Zainab, dan beberapa siswa antara lain Irfan Kamal Obama, Banyu Satria Muh. Fitra Ilham, Masayu Yulinda, Zakiya Nur Fatihah, Raihan ZP dan Abdul Latif Dio. Setiap hari kegiatan tadarus menyelesaikan 2 juz. Kamis (30/03/23).

Selain itu Kamis ini akan dilaksanakan taklim bagi pendidik dan tenaga kependidikan. Sebelum taklim dimulai, menjelang shalat dhuhur, kepala MTsN 1 Bandar Lampung, Bapak Drs. H. M. Iqbal memimpin dzikir dan shalawat yang diikuti oleh seluruh dewan guru dan karyawan MTsN 1 Bandar Lampung.

Acara dipandu oleh Ibu Betty Yunizar, setelah pembukaan dilanjutkan dengan pembacaan kalam illahi yang disampaikan oleh ust. Supiyani. Selanjutnya adalah sambutan kepala MTsN 1 Bandar Lampung, Bapak Drs. H. M. Iqbal. Acara berikutnya adalah penyampaian taklim untuk guru disampaikan oleh Ustad Asip Abdullah, LC, M.Pd. dari Darul Fatah.

Beliau menyampaikan tausiyah tentang penggali kubur yang menjadi ulama besar. Kisah ini diceritakan oleh Syeikh Hisyam Al-Burhani, seorang ulama kenamaan di Damaskus, Suriah. “Kisah berikut ini,” Ujar Syaikh Hisyam Al-Burhani, “adalah kisah nyata. Bukan fiksi seperti dongeng 1001 Malam.” Suatu hari ada seorang penggali kubur di salah satu kompleks pemakaman ternama di Damaskus. Pemakaman ini penuh dengan jasad para ulama, auliya, serta pahlawan (syuhada). Pada hari itu, si Penggali kubur ini didatangi oleh seorang wanita yang memintanya untuk menggali kubur.

Tak lama setelah liang lahat selesai digal[i, wanita itu beserta beberapa pelayat yang tak banyak jumlahnya datang membawa jenazah. Si penggali kubur lalu menurunkan jenazah ke dalam liang lahat. Seketika itu, si penggali kubur seperti melihat taman surga yang indah. Ia juga melihat dua makhluk indah, yang ia yakini adalah malaikat, membawa jenazah itu pergi dari sempitnya liang lahat.

Si penggali kubur lalu pingsan saking terkejutnya. Tatkala siuman, ia ditanya para pelayat, mengapa ia tiba-tiba pingsan. Si penggali kubur lalu menceritakan kejadian itu. Namun, para pelayat tidak percaya dengan ceritanya dan mengira si penggali kubur berhalusinasi. Beberapa bulan kemudian, masih menurut cerita Syekh Hisyam, wanita itu datang lagi dan meminta si penggali kubur menggali satu liang lahat.

Lalu datanglah si wanita itu bersama pelayat membawa jenazah. Ketika jenazah itu diturunkan ke dalam liang lahat oleh si penggali kubur, seketika terjadi lagi hal yang sama: ia melihat taman surga dan malaikat membawa jenazah itu. Namun kali ini ia tidak sampai pingsan seperti sebelumnya walaupun masih tetap kaget.

Ketika pemakaman sudah selesai dan ia sudah menguasai diri, si penggali kubur mengejar wanita itu dan menanyakan beberapa hal; siapa wanita itu dan siapa kedua jenazah itu? Apa yang mereka berdua lakukan sehingga mendapat karamah seperti ini?

Wanita itu menjawab, “Mereka berdua adalah anakku. Yang pertama adalah seorang santri dan yang kedua—yang baru saja meninggal dan dikuburkan, adalah saudaranya yang bekerja sebagai tukang kayu dan menafkahkan hasilnya untuk saudaranya yang seorang santri itu.”

Saat itu juga, si penggali kubur tadi merasakan hidayah datang kepadanya. Tanpa menunggu waktu yang lama, ia pergi ke Masjid Jami At-Taubah, Damaskus untuk menimba ilmu, meski ia sadar usianya sudah tidak muda lagi.

Masjid Jami At-Taubah adalah masjid yang memiliki sejarah panjang di Damaskus. Menurut sejarah, Imam Izzuddin bin Abdus Salam (pengarang kitab Qawaidul Ahkam) dan Imam Ibnul Jazari (Ulama qiraah, pengarang kitab An-Nasyr dan Muqaddimah Jazariyah) pernah menjadi khatib dan imam di Masjid Jami’ At-Taubah.

Kembali kepada cerita si penggali kubur, di Masjid Jami At-Taubah, ia menemui kakek Syeh Hisyam yang saat itu menjadi imam Masjid.

“Aku ingin belajar agama,” kata penggali kubur itu kepada kakek Syekh Hisyam.

“Umurmu sudah hampir 50. Apa yang membuatmu ingin mengaji?” tanya kakek Syekh Hisyam.

Si penggali kubur itu kemudian menceritakan kisahnya.

“Baiklah,” ujar kakek Syekh Hisyam, “ambil kitab Jurumiyah. Mari mengaji nahwu mulai dari awal.”

Sejak saat itu si penggali kubur itu mengaji dengan tekun hingga menjadi ulama besar Damaskus. Penggali kubur itu bernama Syekh Abdurrahman Al-Haffar (Haffar berarti tukang gali). Beliau kemudian memiliki keturunan yang juga menjadi ulama dan pecinta ilmu, salah satunya adalah Syekh Abdur Razaq Al-Haffar.

“Siapapun bisa mendapat derajat yang sama,” ujar Syekh Hisyam menutup ceritanya, “asalkan ia menuntut ilmu secara sungguh dan ikhlas.”

Hikmah dari kisah nyata tersebut adalah, pencari ilmu dan orang yang menafkahkan sebagian hartanya untuk membantu seseorang yang mencari ilmu memiliki derajat yang sama, dan mendapat limpahan rahmat Allah yang sama pula. Yang kita butuhkan adalah keyakinan akan kebesaran dan keluasan rahmat Allah, selanjutnya mencari ilmu untuk Allah dan juga memberikan sebagian harta kita untuk memuliakan agama Allah. Setelah kita pautkan hati kita dengan Allah secara ikhlas, maka Allah lah yang membalas kita dengan memberikan perhatian khusus-Nya kepada kita.

Beliau juga membahas tentang keutamaan puasa dan hal-hal yang membatalkan puasa.

Hal yang membatalkan puasa

1. Makan dan minum secara sengaja.

Ini tentu saja dapat membatalkan puasa karena sejatinya ketika berpuasa kita diharuskan menahan hawa nafsu, baik nafsu makan minum dan nafsu berhubungan badan. Nah, jika di tengah-tengah ibadah puasa ini, kita justru dengan sadar makan dan minum, jelas akan membatalkan puasa. Terdapat dalil Allah SWT mengenai hal tersebut, yakni: وكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الخيط الأبيض من الخيط الأسود مِنَ الْفَجْرِ Yang artinya: “…Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar…” (QS Al-Baqarah: 187) Berdasarkan ayat tersebut menjelaskan bahwa kita boleh makan dan minum apa saja sebelum terbitnya fajar. Nah, jika sudah masuk waktu fajar, tentu saja sudah tidak diperbolehkan lagi untuk makan dan minum. Selain itu, terdapat sabda Nabi Muhammad SAW yang mengatakan bahwa makan dan minum secara sengaja membatalkan puasa. Berbeda lagi jika karena lupa. Hal tersebut ditunjukkan pada hadis berikut, عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ ﷺ: «مَنْ أَكَلَ نَاسِيًا، وَهُوَ صَائِمٌ، فَلْيُتِمَّ صَوْمَهُ، فَإِنَّمَا أَطْعَمَهُ اللهُ وَسَقَاهُ» (متفق عليه) Yang artinya: “Dari Abu Hurairah ra: Nabi Muhammad SAW bersabda: Siapa saja yang makan karena lupa, padahal ia sedang berpuasa, maka hendaknya ia melanjutkan puasanya, karenanya sesungguhnya Allah-lah yang memberinya makan dan minum.” (HR Bukhari Muslim)

2. Merokok.

Seluruh ulama telah sepakat bahwa seseorang yang mengisap rokok ketika melaksanakan ibadah puasa tentu saja puasanya akan menjadi batal. Hal tersebut karena merokok ialah sama saja dengan makan dan minum. Sebenarnya, terdapat perdebatan mengenai apakah perokok pasif yang hanya menghirup asap rokok itu juga termasuk batal puasanya. Nah, jawabannya adalah tidak batal, karena perokok pasif sama sekali tidak menghirup asap rokok dari sumbernya, melainkan dari asap yang beterbangan di udara dan terhirup ketika tengah bernafas.

3. Mengalami haid atau nifas.

Haid merupakan kondisi seorang wanita mengeluarkan darah akibat datang bulan. Sedangkan nifas adalah darah yang keluar sejak seorang ibu melahirkan. Wanita yang mengalami haid atau nifas wajib mengganti puasanya atau biasa disebut qadha. Dikutip dalam buku Pembatal Puasa Ramadhan dan Konsekuensinya oleh Isnan Ansory, Lc, MA menyebutkan para ulama sepakat jika seorang wanita yang sedang berpuasa kemudian tiba-tiba mendapat haid atau nifas, otomatis puasanya batal, meskipun kejadian itu menjelang terbenamnya matahari. Dalam hadis dari Abu Said ra: Rasulullah SAW bersabda: “Bukankah bila wanita mendapat haid, dia tidak boleh salat dan berpuasa? Inilah maksud setengah agamanya.” (HR Bukhari Muslim)

4. Muntah.

Sama dengan makan dan minum, muntah dapat membatalkan puasa apabila dilakukan secara sengaja. Maka dari itu, apabila tengah sakit, dianjurkan untuk tidak melaksanakan puasa terlebih dahulu. Bagaimana maksud dari muntah yang disengaja? Ini dengan memasukkan jarinya ke dalam tenggorokan hingga mengakibatkan dirinya muntah. Hal tersebut dijelaskan dalam sabda Rasulullah SAW, yakni: مَنْ ذَرَعَهُ القَى فَلَيْسَ عَلَيْهِ قَضَاء وَمَنِ اسْتَقَاءَ عَمْدًا فَلْيَقْضِ Yang artinya: “Orang yang muntah tidak perlu mengqadha, tetapi orang yang sengaja muntah wajib mengqadha.” (HR. Abu Daud, Tirmizy, Ibnu Majah, Ibnu Hibban dan Al-Hakim)

5. Berhubungan badan.

Berhubungan badan atau biasa disebut hubungan seksual dengan sengaja saat bulan suci Ramadan akan membatalkan puasa. Bahkan, terdapat ketentuan khusus terkait perkara yang satu ini. Orang yang melakukan hubungan badan akan dikenai denda atau kafarat atas perbuatannya. Denda tersebut yakni berpuasa selama dua bulan berturut turut, jika tidak mampu diwajibkan baginya memberi makanan pokok senilai 0,6 kilogram beras kepada 60 fakir miskin. Baca juga: Ibu Hamil Ingin Puasa Ramadan, ini Tipsnya

6. Mengeluarkan mani.

Para ulama telah sepakat apabila seseorang mengeluarkan mani secara tidak sengaja, puasanya tidak batal. Hal itu didasarkan pada hadis berikut: رُفِعَ القَلَمُ عَنْ ثَلاثٍ: عَنِ الصَّبِيِّ حَتَّى يَبْلُغَ وَعَنِ المَجْنُونِ حَتَّى يَفِيْقَ وَعَنِ النَّائِمِ حَتَّى يَسْتَيْقِظَ (رواه أحمد وأبو داود والنسائي وابن ماجه وابن حبان والحاكم) Yang artinya: Dari Ali bin Abi Thalib ra: Rasulullah SAW bersabda: “Telah diangkat pena dari tiga orang: Dari anak kecil hingga baligh, dari orang gila hingga waras dan dari orang tidur hingga terbangun.” (HR Ahmad, Abu Daud dan Tirmizy)

7. Murtad.

Hal ini tentu saja dapat membatalkan puasa karena syarat sah dari puasa yakni beragama Islam. Namun, jika seseorang melakukan murtad, tentu saja dirinya sudah bukan beragama Islam lagi dan tidak sah puasa yang dijalaninya. Seandainya, seseorang yang telah murtad (keluar dari agama Islam), pada hari itu juga dirinya kembali masuk Islam, puasanya akan tetap batal. Hal yang perlu dirinya lakukan adalah mengqadha puasanya pada hari itu meskipun belum sempat makan dan minum. Penjelasan ini didasarkan pada surat Az-Zumar, yakni sebagai berikut: لَمِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ Yang artinya, “Bila kamu menyekutukan Allah (murtad), maka Allah akan menghapus amal-amalmu dan kamu pasti jadi orang yang rugi.” (QS Az-Zumar)

8. Gila dan pingsan.

Para ulama telah sepakat bahwa seseorang yang dalam kondisi gila tidak diwajibkan untuk berpuasa. Hal ini karena syarat wajib puasa adalah berakal dan tidak gila. Nah, jika seseorang yang tengah gila ini menjalani puasa, puasanya tidak sah. Dirinya diperbolehkan puasa dengan mengqadha pada hari lain jika telah sadar dan sembuh dari penyakit gila tersebut.

9. Memasukan obat ke qubul dan dubur.

Memasukan obat-obatan ke lubang qubul dan dubur dapat membatalkan puasa. Sebagai contoh, seseorang yang tengah mengalami ambeien atau memasang kateter urin dapat membatalkan puasanya.

10. Berbuka puasa dengan sesuatu yang haram.

Perkara yang membatalkan puasa berikutnya yaitu berbuka puasa dengan suatu makanan atau minuman haram. Puasa orang tersebut kemungkinan tidak sah. Di samping itu pahala puasanya hilang dan berdampak pada ibadah selanjutnya jadi terasa berat. (Win/ Rini)

Sumber: https://mediaindonesia.com/humaniora/560443/hal-hal-yang-membatalkan-puasa

MTsN 1 Bandar Lampung Adakan Tadarus Al Quran Dalam Rangka Gebyar Ramadhan 1444 H

MTsN 1 Bandar Lampung (Humas) – MTsN 1 Bandar Lampung adakan tadarus Al Quran yang diiikuti oleh guru dan siswa. Bagi guru yang tidak ada jam mengajar dapat mengikuti tadarus, sedangkan siswa yang ikut tadarus Al Quran sesuai dengan jadwal yang telah dibuat oleh panitia. Kegiatan tadarus dilaksanakan di halaman mimbar Al Qirom MTsN 1 Bandar Lampung, Selasa (28/03/23).

Kegiatan tadarus merupakan rangkaian kegiatan Gebyar Ramadhan 1444 H MTsN 1 Bandar Lampung. Tadarus dilaksanakan setiap hari selama bulan Ramadhan. Hal ini selain menyemarakkan bulan sucinya umat Islam juga dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan seluruh civitas akademika MTsN 1 Bandar Lampung.

Pada kegiatan tadarus ditunjuk ustadz atau ustadzah yang akan mendampingi guru dan siswa dalam kegiatan tadarus. Hal ini untuk menuntun dan memperbaiki apabila terdapat bacaan- bacaan yang tidak tepat dan tidak sesuai makhrojnya.

Kepala MTsN 1 Bandar Lampung, Drs. H. M. Iqbal sangat antusias dan memberikan dukungan dengan diadakannya kegiatan Gebyar Ramadhan 1444 H. Beliaupun memberikan apresiasi yang luar biasa dengan kegiatan tersebut. Harapannya kegiatan serupa dapat tetap dilaksanakan meskipun tidak di bulan Ramadhan. Imbuhnya.

Kegiatan Gebyar Ramadhan 1444 H akan berjalan lancar apabila seluruh warga MTsN 1 Bandar Lampung saling bersinergi dan bekerja sama dengan baik. Sehingga tujuan dilaksanakan kegiatan tersebut dapat tercapai dengan baik. (Rini)

OSIS MTsN 1 Bandar Lampung Galang Bantuan Untuk Siswa Korban Kebakaran

MTsN 1 Bandar Lampung (Humas) – OSIS MTsN 1 Bandar Lampung kembali sampaikan donasi kepada korban kebakaran di jln. Imam Bonjol, Bandar Lampung.

Rombongan terdiri dari Pembina OSIS, Tunah dan perwakilan Guru, Yr. Widiyati dan Ibu Sri Lestari Nurhayati, dan perwakilan siswa, menyerahkan bantuan kepada pihak korban. Bantuan yang disalurkan berupa uang tunai sebesar Rp 4.500.000 (empat juta lima ratus ribu rupiah) selain itu juga telah diserahkan bantuan berupa seragam sekolah, pakaian layak pakai dan perlengkapan sekolah lainnya seperti tas dan alat tulis pada hari Sabtu (25/03/23).

AFRIZA AGIS NOVRIANDY adalah salah seorang siswa MTsN 1 Bandar Lampung yang tinggal di rumah yang habis dilalap api beberapa hari yang lalu. Penyebab kebakaran diduga percikan api kompor yang menyambar sebuah kios bensin.

Bahkan pemilik rumah, Edi Amin, harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka bakar yang dideritanya.

Selain membakar rumah, lanjut dia api juga membakar tiga unit kendaraan roda dua.
Seluruh bangunan rumah terbakar, ada tiga unit kendaraan roda dua juga habis terbakar.

MTsN 1 Bandar Lampung; Kunjungan ke rumah duka siswi kelas 8A

Beberapa papan bunga bertuliskan ungkapan duka masih terpajang di beberapa titik di sekitar rumah duka.

Rombongan wali kelas dan perwakilan siswa MTsN 1 Bandar Lampung turun dari kendaraan, lalu memasuki rumah duka.

Tumpukan kursi pelayat dan beberapa dus air mineral tampak menghiasi halaman rumah.

Tak lama berselang rombongan duduk di ruang tamu rumah duka. Do’a dilantunkan oleh ketua rombongan Bapak Herman Edy, juga tampak wali kelas 8A, Ibu Sri Lestari Nurhayati dan perwakilan guru, Ibu Yr. Widiyati.

Usai berdoa, rombongan mohon diri untuk kembali ke madrasah.

MTsN 1 Bandar Lampung Gelar Gebyar Ramadhan 1444 H

MTSN 1 Bandar Lampung (Humas) – Dalam rangka meningkatkan imtaq dan menyemarakkan bulan Ramadhan 1444 H, MTsN 1 Bandar Lampung menyelenggarakan Gebyar Ramadhan 1444 Hijriyah. Gebyar Ramadhan dilaksanakan mulai tanggal 23 Maret 2023 s. d. 19 April 2023.

Adapun rangkaian acara dalam Gebyar Ramadhan MTsN 1 Bandar Lampung adalah: tadarus Al Quran, Khataman Al Quran, Penyaluran Infaq, dan Shadaqah, Penerimaan, dan penyaluran zakat, serta Taklim Ramadhan Siswa dan Taklim Ramadhan Guru. Seluruh kegiatan berpusat di mimbar Al-Qiram Aula MTSN 1 Bandar Lampung.

Setiap hari ada puluhan siswa yang melaksanakan tadarus sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Tadarus dilakukan oleh guru dan siswa. Kegiatan ini dibuat secara terjadwal, dan setiap kelompok didampingi oleh satu/ dua guru pendamping ditambah siswa yang bertugas pada hari itu.

Dalam kegiatan Gebyar Ramadhan 1444 H MTsN 1 Bandar Lampung akan berlangsung taklim yang akan diadakan di seluruh kelas. Para guru pengisi telah dibuatkan jadwal, sedangkan untuk siswa diberikan buku atau jurnal Ramadhan. Siswa diberikan tugas membuat resume dar kegiatan taklim di kelasnya.

Ketika mendekati hari raya Idhul Fitri, MTsN 1 Bandar Lampung siap menerima dan menyalurkan zakat, infak, dan shadaqoh untuk diberikan kepada masyarakat yang berhak menerima. (Rini)

MTsN 1 Bandar Lampung Kunjungi Rumah Siswa Korban Kebakaran.

MTsN 1 Bandar Lampung (Humas) – Sebagai wujud kepedulian terhadap keluarga siswa korban kebakaran, MTsN 1 Bandar Lampung berkunjung ke rumah Afriza siswa kelas 7C korban kebakaran yang rumahnya terletak di Jalan Imam Bonjol Bandar Lampung. Sabtu (25/03/23).

MTsN 1 Bandar Lampung diwakilkan oleh wakil kepala madrasah bidang Humas, Drs. H. Herman Edy Abdullah, didampingi Pembina OSIS, Tunah, S. E, wali kelas 7C, Puspo rini, S. Pd., dan perwakilan siswa kelas 7C (Abdan, Surya, Putri, dan Aisyara).

Dana yang terkumpul berasal dari donasi keluarga MTsN 1 Bandar Lampung. Kemudian disampaikan langsung oleh Bpk Drs. H. Herman Edy ke orang tua siswa yang langsung diterima oleh Ibunda Afriza. Semoga bantuan yang diberikan pihak MTsN 1 Bandar Lampung bermanfaat dan dapat meringankan beban keluarga. Imbuhnya

MTsN 1 Bandar Lampung masih membuka kembali donasi kepada seluruh keluarga MTsN 1 Bandar Lampung apabila masih ada yang ingin berdonasi. Madrasah akan menyalurkan langsung bantuan kepada keluarga korban bencana kebakaran. (Rini)

MTsN 1 Bandar Lampung; Hari Pertama Festival Ramadhan BAZNAS Provinsi Lampung 2023

Bandar Lampung, MTsN 1 Bandar Lampung (Humas) -Tim MTsN 1 Bandar Lampung yang bertugas menjadi panitia dalam festival Ramadhan yang dilaksanakan oleh BAZNAS Provinsi Lampung kembali bekerja menata tempat yang dijadikan sebagai stand untuk menata hasil karya guru dan siswa MTsN 1 Bandar Lampung, Kamis (23/03/23).

Berbagai macam makanan yang telah memiliki sertifikat UMKM Kantin Halal MTsN 1 Bandar Lampung juga tersedia di stand Kantor Wilayah Kementerian Agama provinsi Lampung, seperti: kue-kue, keripik, serta aneka takjil lainnya juga. Selain itu dipajang pula hasil karya siswa seperti: selendang tapis, sendal dengan aneka motif, lukisan, dan rangkaian bunga yang mampu menarik pengunjung untuk menyambangi stand Kanwil Kementeria Provinsi Lampung yang dikelola MTsN 1 Bandar Lampung.

Selain itu tersedia juga alat pendukung tayangan video MTsN 1 Bandar Lampung berupa LCD Proyektor, mini-pc, modem dan perangkat audio sebagai media untuk menampilkan profil MTsN 1 Bandar Lampung, serta serba serbi yang ada di MTsN 1 Bandar Lampung. (Win/Rini)

https://vt.tiktok.com/ZS8q3bbFu/

MTsN 1 Bandar Lampung; Persiapan Festival BAZNAS Propinsi Lampung; Bazar Ramadhan 1444H

Usai rapat kemarin Panitia langsung meninjau lokasi yang berada di alamat islamic center Rajabasa.
Pihak panitia penyelenggara telah menyediakan tenda yang telah dilengkapi dengan lampu dan instalasi listrik.
Panitia menggelar karpet hijau yang telah disiapkan sebelumnya serta menata beberapa meja sebagai sarana display produk halal dan karya siswa.


Hari ini beberapa panitia hadir di lokasi guna menyusun display produk yang akan disajikan pada pengunjung bazar. Kepala MTsN 1 Bandar Lampung, Drs. H. M.Iqbal tampak hadir memantau kegiatan ini.

Selain produk UMKM stand MTsN 1 Bandar Lampung juga menampilkan materi tayangan video, hasil karya siswa selama pembelajaran; antara lain sulam kain tapis, kreasi sandal, aneka boneka berbahan dakron, lukisan, kreasi merangkai bunga plastik, kreasi lukis diatas tas tangan.

Setelah waktu Ashar pengunjung mulai tampak berdatangan, sebagian besar mereka adalah calon peserta bazar yang mengajak anggota keluarga untuk meninjau lokasi juga masyarakat.

https://vt.tiktok.com/ZS8qv1QFm/

MTsN 1 Bandar Lampung; Ramaikan Kegiatan Festival BAZNAS Propinsi Lampung

Kepala MTsN 1 Bandar Lampung, Drs. H. M. Iqbal, pagi ini Rabu, 22 Maret 2023 memimpin rapat persiapan bazar dalam rangka Kegiatan Festival Baznas Propinsi Lampung. Kepala MTsN 1 Bandar Lampung telah menerbitkan SK untuk mensukseskan kegiatan tersebut;

dalam rangka pelaksanaan kegiatan festival ramadhan BAZNAS tahun 2023 maka berikut ini adalah panitia dalam kegiatan tersebut:
Penanggung jawab :

Drs. M. Iqbal
Pengarah :

Turyadi Aswadi, M. Pd. I
Drs. H Herman Edy
Drs. H Agus wodiyanto

Ketua :

Sri Hidayati
Sekretaris :

Siti Romlah

Bendahara :

Munawarah, S. Ag
Nasrullah, S. Pd

Anggota
Dwi Romdhona
Pusporini
Desi Herawati
Tunah
Astimala
Isnaila
Rosida
Misna
Susi Anita
Muhaimin Muhammad
Winarno
Tugiyo
Jeksen saripudin
Herwansyah
Robiansyah

Rapat dimulai pada pukul 9:00, hadir dalam rapat panitia yang sudah ditetapkan oleh Kepala MTsN 1 Bandar Lampung. Rapat membahas persiapan teknis pelaksanan BAZAR BAZNAS Propinsi Lampung 1444H.

Hasil rapat memutuskan MTsN 1 Bandar Lampung membagi kepanitiaan dalam beberapa tim, (1) tim dokumentasi yang akan menampilkan profil MTsN 1 Bandar Lampung, kegiatan kelas unggul, kegiatan asrama, kegiatan ekstrakurikuler, dan kegiatan lomba-lomba yang pernah diikuti sswa MTsN 1 Bandar Lampung, (2) tim UMKM yang akan menampilkan semua potensi yang ada di MTsN 1 Bandar Lampung baik potensi guru maupun siswa. (Win/Rini)