“Arabic Talk Show”, Ajang Unjuk Gigi Kemampuan Bahasa Arab Siswa Kelas Unggul MTsN 1 Bandar Lampung

Balam, MTsN 1 (Inmas) — Sabtu, 28/09/2019, untuk kedua kalinya MTsN 1 gelar Arabic Talk Show. Kegiatan yang diadakan oleh Program Kelas Unggul ini dilaksanakan bukan di madrasah akan tetapi di alam terbuka, tepatnya di Taman Wisata Tabek Indah, Lampung Selatan.

Selanjutnya, Muhaimin Muhammad, M.A, selaku ketua Program Kelas Unggul menyampaikan bahwa talk show ini merupakan salah satu kegiatan rutin yang diprogramkan oleh kelas unggul setiap semester untuk mengembangkan potensi siswa dalam berbahasa arab. Selain itu juga merupakan ajang unjuk gigi bagi siswa Kelas Unggul dalam berbahasa arab sebagaimana yang telah diperoleh dalam pembelajaran dan tutorial.

Ketua panitia pelaksana, Siti Romlah, M.Pd.I menyampaikan bahwa setidaknya ada sebanyak 232 siswa/i kelas unggul mengikuti kegiatan ini didampingi oleh 33 orang dewan guru dan panitia. Dalam kegiatan ini ada beberapa rangkaian acara lomba diantaranya muhadarah, arabic song, dan acara hiburan lainnya.

Para peserta terlihat antusias dan kompak dalam menampilkan kemampuan mereka. Terlebih lagi peserta muhadarah yang merupakan perwakilan kelas menyampaikan pidato dengan semangat dan fasih. Para juripun sampai kebingungan untuk menentukan pemenang karena para peserta semuanya bagus. Semua peserta memperoleh juara namun hanya berbeda kategori lomba.

Diharapkan kegiatan Arabic Talk Show ini tak hanya sebagai ajang unjuk gigi dan melatih kemampuan bahasa arab siswa/i program unggul, namun juga merefresh pikiran di sela-sela kesibukan belajar mereka di madrasah. (SIA/Melawati Basyar)

Pangkalan Raden Imba Kesuma

Sosialisasi Wakaf Tunai MTsN 1 Bandar Lampung Oleh BWI Lampung

Balam, MTsN 1 (Inmas) — Rabu, 18 September 2019 MTsN 1 Bandar Lampung mendapat soaialisasi wakaf uang. Bertempat di aula madrasah, acara ini dihadiri oleh seluruh siswa dan guru. Kepala madrasah, Hikmat Tutasry menyempaikan bahwa wakaf akan dilakukan setiap hari jumat. Selain itu akan disediakan kotak dan celengan.

Narasumber acara sosialisasi wakaf uang yakni pengurus BWI Lampung, Evi Sofwati dan Dian. Untuk perkenalan, Sebelum narasumber sosialisasi, narasumber mengetes dengan memanggil siswa yang tau arti wakaf untuk maju kedepan. Ternyata, sebagian besar siswa sudah tau apa itu wakaf. Selain itu, narasumber juga meminta perwakilan siswa yang dapat dipilih menjadi duta wakaf untuk mengajak dan menjadi contoh teman, keluarga dan lainnya untuk berwakaf.

Dalam acara ini juga narasumber mensosialisasikan secara lebih rinci mengenai wakaf, baik tujuan, tahapan wakaf, dan peruntukan wakaf sendiri terutama wakaf uang. Wakaf adalah memberikan sebagian hartanya dalam jangka waktu tertentu atau selamanya untuk ibadah dan kesejahteraan umum. Yang bisa diberikan untuk wakaf antara lain benda bergerak, tanah, kebun, uang dll. Namun yang palingefisien adalah uang karena bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan., tutur Evi.

Evi Sofwati menyampaikan asal mula sejarah wakaf yaitu di zaman Rasulullah. Selain itu, macam-macam wakaf yaitu benda bergerak dan tidak bergerak, wakaf kebun, tanah, dan uang. Wakaf tunai atau uang pertama kali pada abad ke 2 H. Berwakaf tidak mesti menunggu kita harus kaya dulu, sukses dulu, tua dulu karena seikhlasnya dan jumlah yang tidak ditentukan. Amal dan pahala dari wakaf akan tetap mengalir dan abadi karena pemanfaatannya untuk kepentingan khalayak banyak.

Wakaf yg sudah yang kita lakukan dikumpulkan dan akan diserahkan kepada Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKS PWU). Peruntukannya untuk berbagai kepentingan bersama, peningkatan kesejahteraanpara siswa dan pengajar madrasah dan untuk bantuan kepada yang membutuhkan. (SIA/ijal)