Bandar Lampung, 09 Februari 2026, (Humas)
Rapat Koordinasi yang berlangsung di Ruang Guru MTs Negeri 1 Bandar Lampung menjadi momentum strategis dalam penguatan tata kelola akademik dan kelembagaan madrasah. Kegiatan yang digelar dengan khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Hartawan, serta dipandu oleh Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Sri Hidayati, yang bertindak sebagai pembawa acara. Rapat dihadiri oleh jajaran pimpinan, dewan guru, dan tenaga kependidikan sebagai bentuk komitmen bersama dalam memastikan seluruh kebijakan berjalan terarah, terukur, dan akuntabel.
Dalam rapat tersebut, pembahasan pertama difokuskan pada Surat Keputusan (SK) Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) atau ujian semester. Kepala Madrasah menekankan pentingnya keseragaman prosedur, ketepatan jadwal, serta kesiapan teknis dan administratif agar pelaksanaan ujian dapat berjalan tertib dan menjunjung tinggi prinsip kejujuran serta integritas akademik. Para guru diharapkan berperan aktif dalam memastikan kualitas soal, pengawasan ujian, hingga proses penilaian yang objektif dan transparan.
Agenda berikutnya membahas SK Ujian Kelas IX yang menjadi salah satu penentu kelulusan peserta didik. Dalam arahannya, Hartawan menegaskan bahwa ujian kelas akhir bukan sekadar evaluasi akademik, melainkan juga cerminan mutu pembelajaran selama tiga tahun. Oleh karena itu, seluruh perangkat ujian, mulai dari kepanitiaan, pengawas, hingga mekanisme pelaporan hasil ujian, harus disiapkan secara matang. Koordinasi lintas bidang pun ditekankan agar tidak terjadi kendala teknis maupun administratif di lapangan.
Selain aspek akademik, rapat juga menyoroti SK Kegiatan Parenting sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara madrasah dan orang tua siswa. Kegiatan parenting dinilai strategis dalam membangun keselarasan pola asuh, pendampingan belajar, serta pembinaan karakter peserta didik. Melalui SK tersebut, diharapkan kegiatan parenting dapat terlaksana secara terstruktur, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi perkembangan siswa, baik dari sisi akademik maupun non-akademik.
Pembahasan ditutup dengan penetapan SK Penerimaan Murid Baru (PMB) yang menjadi gerbang awal seleksi dan rekrutmen peserta didik baru. Kepala Madrasah menekankan pentingnya prinsip objektivitas, transparansi, dan keadilan dalam proses PMB agar MTs Negeri 1 Bandar Lampung tetap menjadi lembaga pendidikan yang dipercaya masyarakat. Rapat koordinasi ini mencerminkan keseriusan madrasah dalam merancang kebijakan secara kolektif dan profesional, sekaligus menunjukkan komitmen kuat untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan layanan kepada masyarakat. db