Teks Tanggapan

BAB IV

Kelas 9 semester genap

KD 3.7          

Mengidentifikasi Informasi berupa kritik, sanggahan, atau pujian dari Teks Tanggapan    (lingkungan hidup, kondisi social dan/ atau keragaman budaya, dan lain-lain) yang didengar dan /atau dibaca.

KD 3.8

Menelaah struktur dan kebahasaan  dari teks tanggapan  (lingkungan hidup, kondisi social, dan atau pujian  yang didengar dan/atau dibaca

KD 4.7

Menyimpulkan isi teks tanggapan  berupa kritik, sanggahan atau pujian (lingkungan hidup, kondisi social, dan atau keragaman budaya) yang didengar dan/atau dibaca.

KD 4.8

Mengungkapan kritik, sanggahan, atau pujian dalam bentuk teks tanggapan secara lisan dan/atau tulisan dengan memperhatikan strutur dan kebahasaan

Pengertian Teks Tanggapan

Di dalam suatu forum lisan atau tulisan, baik itu ilmiah maupun non-ilmiah, tentu kalian dapat memberikan tanggapan yang berisi kritik dan pujian. Kritik merupakan ungkapan ketidaksetujuan terhadap suatu hal yang dilengkapi alasan. Alasan yang diungkapkan dalam kritik haruslah bersifat membangun dan bukan menjatuhkan. Sedangkan pujian adalah ungkapan rasa setuju mengenai suatu hal. Pujian dapat berupa penghargaan atau sanjungan. Lalu, apa itu teks tanggapan dan untuk apa teks tanggapan dibuat? Yuk, kita pelajari.

Teks tanggapan ialah teks yang berisi penyampaian tanggapan mengenai suatu peristiwa, fenomena, isu, atau hal lainnya dengan analisis yang mendalam dari berbagai sudut pandang. Tanggapan ini disampaikan tentu tergantung pada pendapat orang yang mengkritisi. Dengan begitu, pengkritisi bisa menyampaikan rasa setuju atau tidak setuju. 

Teks tanggapan merupakan jenis teks yang digunakan untuk meringkas, menganalisis, dan menanggapi suatu teks, yaitu dapat berupa teks sastra, artikel, berita, ataupun karya seni pertunjukkan. Di dalam teks tanggapan terdapat pula penilaian berupa kritik dan pujian. Tujuan dari teks tanggapan adalah untuk memberikan penilaian tentang kelebihan dan kekurangan dari sebuah teks yang juga disertai dengan saran. Penilaian yang dilakukan haruslah objektif, sopan, logis, dan jelas.

Dalam membuat teks tanggapan, ada unsur-unsur yang harus dimuat, yakni:

  1. Masalah yang dikritisi/ditanggapi
  2. Opini, dapat berupa:
    1. Pujian
    2. Kritikan
    3. Saran
  3. Argumen, dapat berupa:
    1. Argumen untuk memperkuat pujian
    2. Argumen untuk memperkuat kritikan
  4. Fakta

Unsur kebahasaan/Ciri-ciri Teks Tanggapan

Adapun ciri-ciri dari teks tanggapan ialah sebagai berikut:,

1.Penggunaan kalimat aktif

Kalimat aktif ialah kalimat yang subjeknya melakukan suatu perbuatan seperti apa yang dijelaskan pada predikatnya. Maka, predikat dalam kalimat aktif merupakan kata kerja atau verba yang berimbuhan me(N)-, ber-, atau tidak berimbuhan awal.

Contoh:

  •  Orang tua  harus menemani  anaknya  saat menonton televisi.

                S                    P                        O                       K

  • Lingkungan  berpengaruh  terhadap perkembangan anak.

                 S                     P                                   K

  2. Penggunaan Kata Tugas

Dalam KBBI, kata tugas adalah kata yang terutama menyatakan hubungan gramatikal yang tidak bisa bergabung dengan afiks (imbuhan) dan tidak mengandung makna leksikal. Sederhananya, kata tugas punya makna dalam kalimat, tapi tidak punya makna dalam kamus. Contoh kata tugas ialah di, ke, dari, oleh (preposisi), karena, sehingga, bahwa, yang (konjungsi), pun, -lah, -kah (partikel).

3. Penggunaan Kalimat Deskripsi

Deskripsi artinya penggambaran. Dalam hal ini, deskripsi bisa diartikan sebagai uraian atau pemaparan dengan kata-kata secara rinci dan jelas. Kalimat deskripsi dalam teks tanggapan kritis biasanya terdiri dari beberapa kalimat yang menjelaskan fakta atau alasan atas penilaian yang disampaikan.

Contoh:

Anak-anak tersebut belum memiliki SIM karena usianya belum mencapai 17 tahun. Bahkan, tak jarang tinggi badan mereka pun belum mumpuni untuk menapak jalan. Tak hanya itu, faktor belum matangnya psikis mereka pun sering jadi penyebab kecelakaan lalu lintas.

4. Penggunaan Kalimat Penilaian

Dalam teks tanggapan, kalimat penilaian bisa berupa pujian atau kritikan. Maka, kalimat ini pun termasuk opini.

Contoh:

Saya tidak setuju jika pelarangan siswa-siswi kelas 9 mengikuti ekskul diterapkan.

5.Teks harus objektif: berdasarkan fakta dan data

Contoh : Pemerintah memberikan bantuan kuota dan BLT kepada siswa dan guru Non PNS.

Penggunaan Kalimat Kompeks/ kalimat majemuk:

kalimat yang memiliki lebih dari dua unsur dan dua verba.

Contoh: Karena covid 19 semakin meningkat penularannya, sekolah dan perkantoran ditutup sementara.

7.Penggunaan Kata rujukan:

Kata rujukan adalah kata ganti yang menunjukkan pada kata lain yang telah digunakan sebelumnya sebagai pengganti dari kata aslinya.

Contoh;  Rosa merupakan anak yang pintar. Ia selalu mendapatkan rengking pertama. (Kata ia merujuk kepada Rosa).

Fungsi Sosial teks Tanggapan

Teks tanggapan dalam konteks sosial berfungsi sebagai kepedulian kita terhadap lingkungan dan menanggapi kebiasaan secara kritis permasalahan di sekitar tempat tinggal kita.

Tujuan Teks Tanggapan

Adapun tujuan teks tanggapan yakni untuk memilih salah satu pernyataan, karena pada teks tanggapan berisi alasan yang mendukung dan yang menolak.

Struktur Teks Tanggapan

Dalam teks tanggapan, terdapat 3 struktur yakni evaluasi, deskripsi teks, dan penegasan ulang. Yuk, simak pembahasannya di bawah.

1. Evaluasi

Evaluasi terdapat pada bagian awal teks tanggapan. Pada bagian ini, pengkritisi memberi pernyataan umum tentang apa yang akan dikritisi. Melalui bagian ini, pembaca jadi tahu fokus permasalahan yang akan dibahas oleh penulis.

2. Deskripsi Teks

Deskripsi teks ialah inti pembahasan dari teks tanggapan. Bagian ini berisi opini penulis dari berbagai sudut pandang terhadap masalah yang dikritisinya. Opini ini nantinya diperkuat dengan penjabaran fakta-fakta berupa informasi atau data.

3. Penegasan Ulang

Di bagian akhir, ada penegasan ulang yang isinya menyampaikan simpulan dari hasil mengkritisi masalah dari berbagai sudut pandang. Terkadang, penulis juga bisa memberikan solusi berupa saran.

Contoh Teks Tanggapan

Nah, supaya materi teks tanggapan lebih mengerti, sekarang perhatikan contoh teks tanggapan

 Contoh 1.                         

Tempat Sampah pada Mobil

Evaluasi

Pemerintah Kota Bandarlampung  membuat aturan baru mengenai tempat sampah pada mobil. Semua pemilik mobil diharuskan meletakkan tempat sampah di mobilnya. Jika tidak, pemilik atau sopir yang mengendarainya akan dikenai denda yang tak sedikit, yakni 250 ribu rupiah. 

Deskripsi Teks

Aturan dan sanksi yang diterapkan oleh Pemerintah Kota Bandarlampung tersebut akan berdampak positif. Adanya tempat sampah di dalam mobil akan membuat sopir atau penumpang terbiasa membuang sampah di situ. Jadi, mereka tidak akan membuang sampah ke jalan. Hal ini akan mengurangi sampah di jalanan dan menciptakan lingkungan yang bersih. 

Selain itu, penerapan sanksi berupa denda akan meningkatkan kesadaran masyarakat meskipun pada awalnya mereka melakukannya karena terpaksa atau takut terkena denda. Akan tetapi, lama-kelamaan mereka akan terbiasa. Tingkat kesadaran yang masih rendah membuat pemerintah harus membuat ancaman denda agar masyarakat mau melaksanakan aturan tersebut. 

Penegasan Ulang

Penerapan aturan tersebut sangatlah tepat dan harus kita dukung. Aturan itu berdampak positif terhadap diri dan lingkungan.

Contoh 2                    SMA atau SMK ?

Evaluasi

Mungkin ada sebagian atau bahkan kebanyakan orang tua dan juga siswa SMP seringkali dibingungkan dengan pilihan ini. Terutama bagi siswa kelas 9 yang sebentar lagi akan lulus dan harus segera menentukan pilihannya. Tentu untuk memilih akan masuk SMA ataupun SMK tidak boleh sembarangan.

Kita harus mempertimbangkan kekurangan dan kelebihan dari masing – masing pilihan sebelum kita memilihnya. Apa saja alasan – alasan yang dapat memperkuat langkah kita?

Deskrpsi Teks

Alasan yang pertama, kita pasti sudah mengetahui jika lulusan SMK lebih mudah dan lebih siap untuk bekerja jika dibandingkan dengan lulusan SMA. Karena di SMK siswa tidak hanya diajarkan teoretik yang mendalam sesuai jurusannya saja, melainkan disana para siswa juga dibekali dengan kemampuan praktek yang sangat menambah pengalaman dan memberikan gambaran nyata tentang dunia kerja. Seperti yang sering kita dengar atau lihat, para siswa SMK seringkali melaksanakan PKL (Praktek Kerja Lapangan) atau yang biasa disebut dengan istilah “magang”. Saya sepakat dengan hal ini karena pada SMA, siswa hanya diajarkan teoretik saja secara mendalam. Sehingga lulusan SMA haruskuliahdulu jikaingin mendapatkan pekerjaan.

Mungkin banyak orang yang beranggapan bahwa setelah lulus dari SMK nanti, kita tidak bisa lanjut ke perguruan tinggi. Hal ini tentu salah, karena siswa SMK tetap bisa melanjutkan ke perguruan tinggi. Kelebihan masuk SMK, siswa mempunyai hardskill berupa kemampuan kejuruan yang spesifik sehingga ketika kuliah seorang siswa mengambil jurusan yang sama dengan ketika dia SMK, maka dia akan lebih mudah untuk mempelajari materi kejuruannya. Sedangkan di SMA, siswa lebih diajarkan kemampuan teoretik saja.

Namun, jika dibandingkan dengan SMA, materi – materi yang diajarkan di SMK tidak seluas materi – materi yang diajarkan di SMA. Hal ini karena di SMK kita lebih diajarkan secara detail pada jurusan yang kita ambil saja. Sedangkan di SMA kita diajarkan berbagai macam materi sesuai bidang yang kita ambil, misalakan bidang IPA. “Siswa SMK dapat pengetahuan tidak lebih banyak daripada siswa SMA,” pendapat ini disampaikan oleh salah seorang blogger pada salah satu postingan di blognya. Dari sini kita dapat menilai bahwa kemampuan berfikir secara logika anak SMA jauh lebih bagus dibandingkan dengan anak SMK. Anak SMK cenderung memilih sebuah langkah secara instan atau cepat tanpa mempertimbangkannya secara lebih dalam.

Jika untuk melanjutkan ke perguruan tinggi, lulusan SMK lebih dibatasi ruang lingkupnya jika dibandingkan dengan lulusan SMA. Sehingga rata – rata siswa SMK kesulitan untuk masuk ke perguruan tinggi. Ketika di perguruan tinggi, siswa SMK tidak bisa mengambil jurusan yang berbeda dengan jurusannya dulu di SMK. Kalupun bisa, dia akan kesulitan karena di SMK dia hanya diajrkan materi – materi yang mendalam di jurusannya saja. Sedangkan lulusan SMA bisa lebih bebas untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Mengingat pada saat SMA, materi – materi yang diajarkan mencakup semuanya.

Penegasan Ulang

Dengan demikian, siswa lulusan SMK jauh lebih siap kerja dibandingkan dengan SMA. Sehingga biaya yang dikeluarkan lebih hemat. Namun, untuk menentukan pilihan itu semua tergantung dengan minat, kemampuan, serta bakat kita.

Tugas :

Bacalah materi teks tanggapan  secara keseluruhan sampai mengerti kemudian kerjakan tugas berikut!

  1. Mencatat hal-hal penting di buku catatan khusus bahasa Indonesia
    1. Tulislah satu teks tanggapan dan tentukan strukturnya seperti contoh dalam materi di atas! (kerjakan di buku latihan khusus bahasa Indonesia)